Produk & Jasa Teknologi

ANGIN

 

Indonesia terletak di daerah katulistiwa antara 6º LU – 11º LS dan 95º BT - 141º BT yang secara iklim merupakan daerah tropis sehingga perbedaan tekanan udara tidak sebesar daerah sub tropis. Hal tersebut mengakibatkan rata-rata kecepatan angin di indonesia 2.5 – 5 m/s. Beberapa daerah yang mempunyai kecepatan angin rata-rata >6 m/s berada di beberapa titik wilayah Indonesia bagian selatan, tengah dan timur.

P3Tek KEBTKE telah berpengalaman selama lebih dari 14 tahun di bidang analisis potensi energi angin. Selama waktu tersebut, telah dihasilkan beberapa jurnal dan paten.

P3Tek KEBTKE didukung oleh peneliti di bidang meteorologi, Geographical Information System (GIS), listrik terapan, elektronika dan renewable energy (energi terbarukan) yang menguasai aplikasi windPRO dan WAsP.

Selama kurun waktu 14 tahun, P3Tek KEBTKE telah bekerja sama dengan beberapa pihak, antara lain:

·         Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

·         Badan Informasi Geospasial (BIG)

·         Institut Teknologi Bandung  (ITB)

·         Universitas Hasanudin

·         Universitas Maritim Raja Ali Haji

·         Universitas Mataram

·         Universitas Syah Kuala

·         Universitas Brawijaya

·         Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)

·         PT. Pertamina Persero

·         Energon

·         D n D

·         STT PLN

·         UPC Renewables Indonesia

·         PACE Energy

·         Soluziana

·         Windrock Inc.

·         WHyPGen – UNDP

·         Universitas Surya

·         Universitas Pancasila

 

LAYANAN JASA KEAHLIAN

1.      Perhitungan Potensi Energi Angin :

a.      Pemilihan Lokasi Prospek

Perhitungan peta sumber daya angin awal, pemodelan  atmosfer, pengolahan data (WindPro, WASp), verifikasi dan   validasi dengan menggunakan SODAR dan SONIC, pembuatan peta roughness dengan menggunakan drone.

b.      Penentuan titik pemasangan turbin angin

Melakukan observasi lapangan, analisis kekasaran permukaan, tinjauan sisi sosial, akomodasi dan keterjangkauan.

c.       Pemilihan turbin angin

Pemilihan turbin yang tepat sesuai karakter angin dan disesuaikan dengan IEC.

d.      Uji Kinerja

Perhitungan cek kinerja turbun angin dapat digunakan sebagai dokumentasi untuk asuransi, akuisisi (reselling) dan penambahan turbin dalam radius ekstrapolasi pemodelan WASp.

 

2.      STUDI KELAYAKAN

Membuat studi kelayakan hingga DED berdasarkan data yang relevan dan mengevaluasi potensi untuk lokasi spesifik. Studi berisi tata letak wind farm, pemilihan turbin dan AEP berdasarkan standar IEC, aksesibilitas/infrastruktur lokasi. Pemodelan potensi energi angin, visualisasi, pertimbangan lingkungan, masalah koneksi grid dan kelayakan finansial.

 

3.      ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL)

Selain elemen teknis terkait perhitungan potensi energi angin, P3Tek KEBTKE juga membantu studi terkait AMDAL, bekerjasama dengan konsultan lokal adalah salah satu faktor penting terkait poin ini. Analisis mencakup dampak kebisingan, berkedip dan zona pengaruh visual (ZVI) serta visualisasi dari proyek.

 

4.      MODEL PEMETAAN SKALA MESO

Penilaian awal kondisi angin oleh tim pemodelan skala meso dapat digunakan untuk menemukan lokasi tempat terbaik untuk mengembangkan wind farm di wilayah yang diminati. P3Tek KEBTKE mengoperasikan model WRF dengan menggunkan kinerja super komputer. Dengan memiliki perhitungan kita sendiri yaitu sumber daya dan staf pemodelan yang terampil, P3Tek KEBTKE dapat menyediakannya peta angin skala meso dengan fungsi waktu minimal 10 tahun.

 

PORTOFOLIO

1.      Pembuatan Peta Potensi Energi Angin Indonesia resolusi 5km (dijadikan lampiran Perpres 22/2017)

2.      Pengukuran Potensi Energi angin di lebih dari 33 lokasi di Indonesia dengan menggunakan menara ukur kecepatan angin dengan ketinggian 10m - 100m

3.      Pembangunan beberapa SKEA 2,5 kW diantaranya di Pameungpeuk dan Sukabumi

4.      Pembangunan PLTB 100 kW  di Tamanjaya, Sukabumi - Jawa Barat

Share: