Solar Thermal

Surya termal adalah teknologi  konversi  energi radiasi matahari menjadi energi panas / termal dengan menggunakan alat pengumpul panas atau dikenal sebagai  “kolektor surya”. Kolektor surya merupakan piranti utama dalam sistem surya termal yang berfungsi mengumpulkan dan menyerap radiasi sinar matahari yang kemudian mengkonversinya menjadi energi panas. Ketika cahaya matahari menimpa absorber pada kolektor surya, sebagian cahaya akan dipantulkan kembali ke lingkungan dan sebagian besar lagi akan diserap dan diubah menjadi panas. Panas tersebut dipindahkan kepada fluida (air atau udara) yang bersikulasi di dalam kolektor surya kemudian dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi yang membutuhkan panas. 

 

Beberapa contoh pemanfaatan teknologi surya termal antara lain ;

  1. Pemanas air rumah tangga / bangunan (Solar water heater)
  2. Pengering hasil pertanian / perkebunan / kelautan (solar drying)
  3. Penyuling air (Distilasi / desalinasi)
  4. Pendinginan (solar cooling)
  5. Memasak ( solar cooking)
  6. Pembangkit listrik (Solar thermal power plant)
  7. dan sebagainya

Jenis kolektor surya bermacam – macam tergantung pada besarnya suhu termal yang dihasilkan dan tujuan penggunaannya. Misalkan untuk sistem pemanas air tenaga surya pada rumah tangga/bangunan cukup menggunakan kolektor surya jenis plat datar yang menghasilkan panas dibawah 100 0C sedangkan jika ingin memanfaatkan teknologi surya termal untuk pembangkit listrik atau pendinginan (AC/kulkas) maka dibutuhkan jenis kolektor surya yang menggunakan teknologi tabung hampa atau konsentrator yang dapat menghasilkan energi panas dengan suhu yang sangat tinggi.