Aneka EBT/Fuel Cell

Fuel Cell adalah suatu perangkat elektrokimia yang mengkonversi langsung energi kimia menjadi energi listrik. Struktur dasar dari suatu fuel cell terdiri dari suatu lapisan elektrolit yang berhimpit dengan sepasang elektroda (anoda dan katoda) berpori. Bahan bakar dan oksidan masing-masing diumpankan secara kontinyu ke anoda dan katoda dimana selanjutnya terjadi reaksi elektrokimia pada elektroda untuk menghasilkan arus listrik. Biasanya gas bahan bakar bisa berupa hidrogen ataupun gas alam dan oksidan berupa udara ataupun gas oksigen murni.

Perkembangan fuel cell modern menghasilkan berbagai jenis fuel cell yang diklasifikasi berdasarkan jenis elektrolitnya, yaitu antara lain: Alkaline Fuel Cell (AFC), Phosphoric Acid Fuel Cell (PAFC), Molten Carbonat Fuel Cell (MCFC), Solid Oxide Fuel cell (SOFC), dan Polymer Electrolyte Fuel Cell (PEMFC).

Pada aplikasi untuk pembangkit stasioner, perkembangan pada dekade 1970 termasuk PAFC bisa dikatakan sebagai generasi pertama pembangkit fuel cell. Saat ini sekitar 220 pembangkit listrik berkapasitas 250 kW jenis PAFC telah terpasang diberbagai tempat didunia, beberapa unitnya telah melampaui 40.000 jam operasi. Generasi berikutnya termasuk MCFC dan SOFC, dikembangkan pada akhir dekade 1980. Pada th. 2000, pembangkit 100 kW SOFC telah melampui 16.000 jam operasi. Demonstrasi pembangkit sistem hibrida gas turbin/MCFC atau SOFC juga telah dilakukan. Jenis yang belakangan banyak dikembangkan adalah PEMFC.